Atap Ruang Enggang Lantai 3 RSUD AM Parikesit Ambruk Akibat Angin Kencang, Pasien Dievakuasi Aman
Kondisi Atap Ruang Enggang di Lantai 3 RSUD AM Parikesit pasca di terpa angin kencang yang terjadi Kamis, (24/20/2024) sore. (pic:ist)
POSKOTAKALTIMNEWS,KUKAR : Sebuah insiden terjadi, di mana
atap bangunan Gedung Enggang lantai 3 RSUD Aji Muhammad Parikesit mengalami jebol
akibat dipicu oleh hujan deras disertai angin kencang yang melanda kota
Tenggarong dan sekitarnya pada Kamis (24/10/2024), sekitar pukul 17.20 Wita.
Akibat terpaan angin tersebut, atap bangunan ruang Enggang lantai
3 RSUD AM Parikesit tersebut mengalami kerusakan parah, mengakibatkan plafon serta beberapa bata ringan jatuh ke lantai.
Direktur RSUD Aji Muhammad Parikesit, dr Martina Yulianti, dalam
keterangannya menyampaikan bahwa insiden telah ditindaklanjuti oleh pihak rumah
sakit.
"Kami telah mengambil langkah cepat dengan mengerahkan tim
ahli yang kebetulan sedang berada di lokasi karena ada proyek pembangunan di
RSUD ini. Tim konstruksi langsung melakukan penilaian dan analisis terhadap
kondisi bangunan," ujar dr Martina Yulianti dalam rilisnya.
Ia juga memastikan, seluruh pasien yang berada di ruang Enggang
lantai 3 berhasil dievakuasi dengan aman tanpa ada korban cedera dalam peristiwa tersebut.
"Alhamdulillah, semua pasien telah dievakuasi sementara ke
lantai 2 gedung yang sama. Tidak ada yang cedera dan kondisi mereka aman,"
tambahnya.
Pihak rumah sakit juga memastikan bahwa evakuasi dilakukan sembari
menunggu kepastian bahwa lantai 3 gedung Enggang bisa kembali dioperasikan
dengan aman.
Lebih lanjut, Yuli menyebutkan bahwa Gedung Enggang sendiri
merupakan bagian dari bangunan yang selesai dibangun pada tahun 2012 dan
menjadi salah satu fasilitas rawat inap di RSUD Aji Muhammad Parikesit.
Dirinya juga menambahkan, dengan adanya langkah-langkah
penanganan yang cepat, diharapkan operasional di gedung Enggang lantai 3 dapat
kembali normal setelah evaluasi kondisi bangunan selesai.
POHON TUMBANG
Sementara itu dari sejumlah informasi yang berhasil di kumpulkan, peristiwa angin kencan dan hujan deras yang melanda wilayah Tenggarong pada Kamis sore tersebut juga membuat pohon tumbang, seperti di jalur dua Tenggarong Seberang – Samarinda.
Sebuah pohon besar ambruk di terjang angin kencang yang menyebabkan
ruas jalan tidak bisa dilalui pengendara, baik dari arah Samarinda ke
Tenggarong dan sebaliknya. Namun hal tersebut berhasil diatasi oleh petugas, sehingga jalur tersebut kembali dapat di lalui pengendara.
Tidak hanya itu, di sejumlah kawasan lain seperti di sekitar Taman Kota Raja Tenggarong
juga mengalami hal sama, terutama di sekitar kawasan tepian, di mana
terdapat sejumlah dahan pohon yang patah akibat di terjang angkin kencang. (tan)